Jumat, 15 Maret 2013

CLASSROOM MANAGEMENT "KONSEKUENSI LOGIS"




KONSEKUENSI LOGIS

1.    Pokok Pikiran
·         Konsekuensi logis timbul berdasarkan jalannya kejadian yang secara alamiah, tanpa adanya campur tangan orang dewasa yang terlalu besar.
·         Kita tidak boleh mengambil alih rasa tanggung jawab yang seharusnya dipikul oleh si anak, dan jangan menanggung akibat-akibat yang timbul dari tindakan-tindakannya.
·         Apabila dalam suasana yang penuh kejengkelan kita mengancam dengan konsekuensi logis, maka dalam hal ini  konsekuensi tadi digunakan sebagai alat untuk menghukum.
·         Apakah yang terjadi jika seorang guru tidak mengambil tindakan terhadap perilaku kurang baik siswa?


2.    Pengertian Konsekuensi Logis
Konsekuensi logis adalah akibat yang diterima dari sebab perilaku yang dilakukan oleh anak. Sebelum menggunakan konsekuensi logis, mula-mula harus dijelaskan perilaku-perilaku yang diharapkan dilakukan oleh anak serta alas an melakukannya. Kemudian dijelaskan pula hubungannya dengan konsekuensi logis jika anak tidak memenuhi harapan.

CLASSROOM MANAGEMENT "PENGHARGAAN/REWARD"



PENGHARGAAN
Konsekuensi positif bagi anak untuk perilaku yang tepat/usaha yang luar biasa juga perlu digunakan dengan tujuan memperkuat tindakan konstruktif mereka. Contohnya: pengakuan verbal, jabat tangan, acungan jempol, tersenyum, dan memperoleh hak istimewa.
Merayakan prestasi yang telah dicapai anak dan menghargai keberhasilannya, tetapi tidak sampai menjadikannya sebagai kebanggaan semu, itulah penghargaan yang baik untuk anak.

1.    Pengertian Penghargaan
Penghargaan adalah betuk apresiasi kepada suatu prestasi tertentu. Penghargaan merupakan rangsangan untuk meningkatkan perbuatannya.
Setiap aktivitas, proses, dan hasil kerja serta perilaku anak yang baik, sebaiknya diberi apresiasi dengan member penghargaan yang bertujuan untuk memotivasi anak agar menjadi lebih baik lagi.

CLASSROOM MANAGEMENT "STRATEGI MENEGAKKAN PERATURAN DAN PROSEDUR KELAS"



STRATEGI MENEGAKKAN PERATURAN DAN PROSEDUR KELAS

Orang tua/guru sering menggunakan jalan pintas untuk meminta anak berperilaku yang baik, dengan cara menghardik “diam” atau melihatnya dengan wajah marah. Dan anak pun dengan mudah tertib kembali.

Akibatnya:
  • Anak tidak mengerti mengapa harus berperilaku sopan.
  • Anak merasa dirinya tidak disayang
  • Anak tidak diberi kesempatan untuk memperbaiki dirinya, karena setiap terjadi kesalahan orang tua/guru langsung marah tanpa memberitahunya.

1.    Tujuan Menegakkan Peraturan dan Prosedur Kelas
Syarat-syarat dalam menegakkan peraturan ini adalah dengan cara tanpa 3 M:
·         Tanpa marah
·         Tanpa menyuruh
·         Tanpa melarang
Tujuan dari strategi ini adalah:
a.     Anak dapat mengontrol dirinya
b.     Anak dapat mengendalikan emosinya
c.      Anak mengenal peraturan-peraturan yang ditetapkan
d.     Anak mempunyai kepercayaan diri
e.     Anak mampu memecahkan masalah-masalahnya sendiri 

CLASSROOM MANAGEMENT "STRATEGI MENEGAKKAN PROSEDUR KELAS"



PROSEDUR KELAS
Perilaku siswa dapat terbentuk dari pembiasaan. Mereka akan bekerja dengan rapi dan tertib jika tahu apa yang harus mereka lakukan.

1.    Pengertian Prosedur Kelas.
Adalah serangkaian aktivitas spesifik yang harus dijalankan oleh peserta didik dalam kelas dengan cara sama dan terstruktur agar memperoleh hasil yang sama dari keadaan yang sama pula.

2.    Rutinitas Kelas yang Membutuhkan Prosedur
·         Masuk dan keluar kelas.
·         Tanda tenang dan perhatian.
·         Waktu yang tepat bergerak di sekeliling ruang kelas.
·         Tingkat kebisingan.
·         Pergi ke toilet.
·         Datang terlambat.
·         Mengumpulkan pekerjaan rumah atau tugas.
·         Mengajukan pertanyaan.
·         Pulang sekolah.

CLASSROOM MANAGEMENT "STRATEGI MENEGAKKAN PERATURAN"


PERATURAN KELAS
Peraturan kelas adalah cara membangun norma-norma yang ada dalam kelas sebagai pedoman agar kelas menjadi tertib dan teratur.

1.    Manfaat Peraturan Kelas
Berguna untuk menjauhkan warga kelas dari bahaya dan situasi tidak menyenangkan yang timbul dari perilaku menyimpang dari warga kelas. Peraturan akan member batasan perilaku sehingga kebebasan dapat diatur agartidak mengganggu kebebasan warga kelas yang lain.

2.    Contoh Peraturan Kelas
·         Ikuti petunjuk dan instruksi guru.
·         Tertib dan tenang.
·         Hormatilah orang lain dan hak miliknya.
·         Sayangi teman.
·         Giatlah belajar.

Sabtu, 16 Februari 2013

CLASSROOM MANAGEMENT "DESAIN KELAS"


DESAIN KELAS
1.    Area Kelas dan Fungsinya
Identifikasi fungsi area kelas tergantung pada kebutuhan, kondisi, dan luas kelas yang ada, diantaranya:
·         Area Belajar, adalah area yang berfungsi sebagai tempat kegiatan belajar.
·         Area Perpustakaan Kelas, adalah area yang merupakan perpustakaan mini dalam kelas.
·         Area Simulasi, adalah area yang memungkinkan sebagai tempat simulasi ketika pembelajaran menggunakan metode simulasi.
·         Area Perlengkapan Kelas, yaitu area untuk menempatkan peralatan kelas yang dibutuhkan untuk pembelajaran.
·         Area Perlengkapan Peserta Didik, yaitu tempat untuk meletakkan barang pribadi siswa, seperti: sepatu, tas, portofolio siswa, dan lain-lain.

CLASSROOM MANAGEMENT "KELAS IDEAL/KELAS IMPIAN"

KELAS IDEAL/KELAS IMPIAN

KELAS IDEAL/KELAS IMPIAN
1.    Unsur-unsur Kelas Ideal:
·         Memiliki display yang merangsang motivasi belajar dan menambah wawasan peserta didik.
·         Suasana kelas yang aman, tertib, tenang, dan terkendali.
·         Interaksi yang sehat dan saling menghormati antara guru dan peserta didik, dan antar peserta didik.
·         Sarana/fasilitas kelas yang memudahkan proses pembelajaran.
·         Peraturan kelas yang dipatuhi dengan suka hati.
·         Peserta didik yang antusias belajar.
·         Proses pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. 

Selasa, 15 Januari 2013

Percakapan Antara Ibu dan Aghif Menjelang Tidur

Tadi malam, ketika Aghif (6,5 th) minta ditemani Ibu tidur, terjadilah percakapan ini:

Aghif: "Bu', Ibu sudah jadi Haji?"
Ibu   : "Belum Mas, Ibu belum punya cukup uang untuk biaya pergi haji. Mas Aghif doakan saja suatu saat nanti Ibu bisa pergi haji ya".
Aghif: "Nanti Bu', kalo aku sudah selesai sekolah RA, terus MI, terus mondok. Nah, kalo aku sudah lulus mondok terus aku kerja. Kalo aku sudah kerja dan dapat uang banyak, Ibu, Ayah, dan Adik mau aku ajak pergi haji naik pesawat terbang. Memang berapa sih Bu' bayarnya untuk pergi haji? Satu juta rupiah?"
Ibu   : "Nggak Mas, belum cukup kalo 1 juta, mungkin sekitar 40 juta rupiah satu orang. Jadi kalo Mas Aghif mau ajak Ibu, Ayah, dan Adik pergi haji ya bayarnya 160 juta rupiah".
Aghif: "Haaa... itu kan sama dengan harga rumah. Sama dengan harga satu pulau (entah dari mana Aghif tahu kalo pulau itu bisa diperjual belikan). Wah... bisa bangkrut aku nanti".

Selasa, 07 Agustus 2012

Kreasi Kain Flanelku

        
       Kerajinan tangan dari bahan kain flanel saat ini menjadi salah satu kerajinan tangan yang sangat diminati, tak terkecuali diriku.
       Berawal dari anak perempuanku, Naswa (4 tahun) yang merengek minta dibuatkan pernak-pernik dari kain flanel, karena nonton acara anak di TV yang menyajikan pentas boneka jari dari kain flanel. 
       Proses pembuatannya yang cukup mudah serta bahan-bahannya yang mudah dicari menjadi salah satu alasanku menuruti permintaan anakku.

Berikut ini bahan-bahan dan alat yang digunakan dalam pembuatan kerajinan tangan dari kain flanel:

Rabu, 04 Juli 2012

Buku "Ketika Si Buah Hati Bertanya", Buku Antologi Keduaku

Judul Buku  : Ketika Si Buah Hati Bertanya
Penyusun     : Irhayati Harun, S.Psi.
Penerbit       : Ikhlas Media
ISBN             : 978-602-18047-3-5
Cetakan 1     : April 2012



Tulisanku ada pada tema "Tentang Agama"

Dengan judul "Saat Aghif Bertanya Tentang Hari Kiamat"

Halaman 19

Penulis: Faizatin Ni'mah (nama asliku)